Tue. Aug 16th, 2022

 

Budaya dan tradisi yang dimiliki masyarakat Bali menjadi salah satu daya tarik wisata yang tak terbantahkan. Tarian Bali misalnya memiliki pesona unik yang khas, sehingga selalu dirindukan oleh orang-orang yang pernah melihatnya secara langsung.

Tak sedikit sebenarnya tarian ini yang tadinya bersifat sakral. Namun karena permintaan wisatawan yang tinggi, tarian tersebut kemudian dimodifikasi sehingga bisa jadi satu jenis tarian hiburan yang dipentaskan kapan saja.

Nah, mari kita melihat beberapa tarian Bali yang populer dan banyak diminati oleh wisatawan.

Tari Kecak, Ikonik dan Penuh Semangat

Tari Kecak sendiri merupakan salah satu tarian paling terkenal, dan pementasannya selalu dipadati banyak penonton. Bukan saja karena gerakan penuh semangat yang ditunjukkan penarinya, namun juga iringan musik akapela dari masing-masing penarinya dengan tambahan tabuhan seperti kenong.

Penari tari Kecak akan duduk melingkar, kemudian menyerukan ‘cak-cak-cak’ secara berulang mengikuti tempo yang diberikan oleh pemandunya. Tari Kecak ssri bercerita mengenai dukungan tentara kera yang membantu Rama melawan Rahwana.

Diciptakan oleh Wayan Limbak dan Walter Spies pada tahun 1930 lalu, kini tari Kecak menjelma jadi salah satu pertunjukan yang diburu oleh penggemar seni dan wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Tari Barong, Perseteruan Antara Kebajikan dan Kejahatan

Selain tari Kecak, Anda juga sangat direkomendasikan untuk mencari pementasan tari Barong. Dengan menggunakan kostum Barong, sesosok makhluk seram berkaki empat yang menyerupai beruang, dua penari akan bekerja sama memerankan tokoh ini.

Tari Barong biasanya disajikan bersamaan dengan pementasan seni drama dan tari, sebagai tambahan dan pemanis. Sosok Barong sendiri selalu ditunggu kemunculannya karena dipercaya membawa aura mistis yang sangat kental.

Meski demikian Anda tak perlu takut, karena tari Barong yang dipentaskan untuk kepentingan wisata biasanya bersifat hiburan saja, tanpa adanya nilai spiritual atau mistis yang kuat.

Tari Panji Semirang, tentang Putri Galuh Candrakirana

Tarian ini sebenarnya ingin menyampaikan penghiburan pada seorang yang baru saja kehilangan orang yang dikasihinya. Namun demikian, hiburan ini terasa miris karena dilakukan oleh orang yang sama, dengan yang kehilangan.

Tari Panji Semirang menceritakan Putri Galuh Candrakirana yang menyamar menjadi Raden Panji. Candrakirana dan Panji sendiri merupakan sepasang kekasih, namun Raden Panji pergi mengembara. Putri Candrakirana kemudian menyamar menjadi Raden Panji, untuk menghibur dirinya sendiri.

Ciri khas tarian ini adalah penarinya merupakan seorang wanita, yang menyamar menjadi seorang laki-laki. Tariannya lugas, dengan mata terbelalak dan bibir yang selalu membentuk senyuman.

Tari Penyambutan, Tari Puspanjali

Tarian ini seringkali disajikan untuk menyambut tamu atau pengunjung di satu objek wisata. Pada dasarnya, tari Puspanjali sendiri memang merupakan tari penyambutan. Puspa berarti bunga, dan Anjali berarti menyambut. Jadi secara harfiah makna utamanya adalah penyambutan dengan bunga.

Tarian ini ditampilkan oleh 5 hingga 7 orang penari wanita yang  bersiap menyambut tamu atau pengunjung. Tentu saja, gerakan lembut namun memiliki patahan yang tegas khas tarian Bali tetap tersaji, sehingga memberikan kesan unik saat dinikmati.

Tarian ini sering ditampilkan untuk menyambut rombongan, pejabat, atau orang penting yang datang di suatu lokasi. Di Garuda Wisnu Kencana, ketika Anda datang dalam rombongan biasanya tarian ini juga disuguhkan.

Tari Pendet, Tarian Sakral Umat Hindu

Nah, untuk tari Pendet sendiri, merupakan jenis tarian yang pada bagian awal tadi disebutkan. Pada konsep aslinya, tari Pendet digunakan sebagai salah satu sarana untuk melakukan pemujaan dan peribadatan umat Hindu di Pura.

Tarian ini awalnya ditujukan untuk menyambut para dewa yang datang dari langit, dan memberikan sajian bagi-Nya. Mengenakan pakaian adat khas Bali, penarinya nampak mempesona dan bergerak sangat luwes mengikuti irama alat musik tradisional.

Belakangan, tarian Bali yang satu ini juga mengalami modifikasi dan mulai dapat disajikan untuk keperluan hiburan. Tentu saja, beberapa elemen kemudian diubah secara fundamental agar nilai sakralnya bisa dikurangi.

Meski demikian jika Anda menyaksikan tari Pendet dipentaskan, Anda tetap akan merasakan hawa berbeda dan terasa hingga ke hati. Ini karena penarinya benar-benar menari dengan sepenuh hati, dan menggerakkan tubuhnya sudah berdasarkan perasaan yang mereka miliki.

Berbagai tarian Bali yang disebutkan di atas mungkin bisa jadi referensi untuk menyusun itinerary Anda saat berlibur ke Bali suatu saat nanti. Tentu saja menikmati wisata budaya juga tak kalah seru dengan menikmati wisata alam, atau keseruan lain yang bisa dirasakan di Pulau Dewata.

Untuk mendapatkan referensi menarik seperti tarian Bali yang ada di artikel ini, Anda bisa berkunjung ke situs resmi milik Indonesia Travel.Di sana akan tersaji secara lengkap semua informasi yang Anda butuhkan untuk menyusun dan menyempurnakan itinerary Anda. Informasi liburan dari Sabang hingga Merauke tersaji lengkap, dan siap membantu Anda menyusun rencana sempurna untuk liburan yang akan datang.

By Bianca